News

Aksi Kemanusiaan Lintas Pulau: Bupati Luwu Timur Salurkan Bantuan Langsung di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, Notif.news – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan solidaritas nyata dengan terjun langsung ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). Kedatangannya bersama rombongan relawan bertujuan menyalurkan donasi masyarakat Luwu Timur bagi warga terdampak.

Tiba di Kantor Bupati Aceh Tamiang, rombongan disambut hangat oleh Bupati Armia Pahmi. Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyampaikan empati mendalam atas ujian berat yang menimpa masyarakat Aceh akibat bencana hidrometeorologi ini.

Sebanyak lima truk logistik dikerahkan untuk membantu kebutuhan dasar warga. Irwan menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya dititipkan, melainkan didistribusikan langsung ke desa-desa yang mengalami kerusakan paling parah.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga memboyong tim medis beserta pasokan obat-obatan. Layanan kesehatan gratis dibuka secara khusus bagi kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil yang membutuhkan penanganan pascabencana.

Bantuan yang disalurkan mencakup 400 paket Family Hygiene Kit berisi perlengkapan kebersihan dan ibadah. Selain itu, peralatan pendukung pembersihan rumah juga diberikan untuk mempercepat pemulihan hunian warga yang tertimbun material banjir.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dari jarak jauh ini. Ia menyebut bantuan tersebut sangat meringankan beban warga di empat desa terdampak paling parah, seperti Desa Menang Genih dan Desa Alur Jambu.

Tak hanya bantuan darurat, aksi kemanusiaan ini juga menyentuh aspek sosial melalui pemberian santunan bagi 60 anak yatim di Kampung Kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dukungan moril bagi anak-anak yang terdampak.

Komitmen Luwu Timur berlanjut pada pembangunan infrastruktur jangka panjang. Irwan mengumumkan rencana pembangunan dua unit masjid di Desa Alur Jambu dan Desa Kebun Tanjung Seumantoh sebagai pusat ibadah warga.

Guna menjamin ketersediaan air bersih, akan dibangun sumur bor di 10 titik strategis. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum memasuki bulan suci Ramadhan agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Aksi ini menunjukkan kolaborasi relawan kemanusiaan yang solid antara Sulawesi dan Sumatra. Jarak geografis tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dalam menghadapi dampak bencana alam yang masif.

Kehadiran Bupati Luwu Timur beserta tim medis dan logistik menjadi oase bagi masyarakat Aceh Tamiang. Langkah konkret ini membuktikan bahwa persaudaraan antar-daerah tetap kuat di tengah situasi sulit.

Pendistribusian bantuan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi warga Aceh Tamiang untuk segera bangkit. Pemulihan infrastruktur dan kesehatan menjadi fokus utama dalam kunjungan kemanusiaan lintas provinsi tersebut. (*)