MAKASSAR, Notif.News – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali hadir menyapa masyarakat Kota Makassar. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Rabu (29/7/2026).
GPM digelar sebagai langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Program ini sekaligus bertujuan menjaga daya beli warga di tengah dinamika pasar.
Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan kegiatan di lokasi. Masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memborong paket komoditas pangan dengan harga miring.
Berbagai kebutuhan pokok harian disediakan dengan harga jauh di bawah pasar. Komoditas yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, hingga bahan strategis lainnya.
Kehadiran program ini memberikan dampak langsung bagi ekonomi rumah tangga warga. Akses pangan ekonomis dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga.
GPM bukan sekadar pasar murah, tetapi instrumen penguat ketahanan pangan daerah. Pemerintah ingin memastikan distribusi komoditas utama berjalan merata ke tiap wilayah.
Program sosial ini diproyeksikan terus berlanjut ke kelurahan lain di Makassar. Pemerintah berkomitmen memperluas jangkauan penerima manfaat secara berkala.
Selain membantu aspek ekonomi, acara ini mempererat interaksi pemerintah dan warga. Ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan pangan lokal.
Warga Malimongan Tua mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya pasar murah ini. Langkah nyata Pemkot Makassar dianggap sebagai solusi praktis di saat yang tepat.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pangan berkelanjutan ini. Pemerintah optimis keterjangkauan harga pangan mampu mewujudkan kesejahteraan warga. (*)
