KESEHATAN

Disdik Makassar Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis di Tiga Kecamatan

Makassar (Notif.news) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (6/1/2025) hari ini. Program ini akan dilaksanakan secara serentak di tiga kecamatan, yakni Manggala, Panakkukang, dan Mamajang, dengan menyiapkan sebanyak 9.000 hingga 10.000 porsi makanan untuk peserta didik.

Dalam pelaksanaan program ini, masing-masing kecamatan telah disiapkan dapur utama untuk menyediakan makanan yang akan dibagikan kepada peserta didik di sekolah-sekolah sasaran. Setiap dapur utama akan memproduksi antara 3.000 hingga 3.500 porsi untuk memenuhi kebutuhan peserta didik di tiap kecamatan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disdik Kota Makassar, Muhammad Guntur, mengatakan bahwa persiapan teknis untuk pelaksanaan program MBG telah rampung. "Kami telah melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan kepala sekolah dari sekolah-sekolah sasaran. Semua persiapan sudah dilakukan, termasuk pengaturan distribusi makanan dan pengawasan di lapangan," ujar Guntur pada Minggu (5/1/2025).

Guntur menambahkan bahwa program MBG akan diluncurkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, di Kecamatan Manggala. Peluncuran ini akan menjadi tonggak penting dalam implementasi program yang diharapkan dapat meningkatkan gizi peserta didik di Kota Makassar.

Program MBG ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA di masing-masing kecamatan. Di Kecamatan Manggala, makanan akan disuplai untuk SMP 17 dan SMA 10. Di Kecamatan Mamajang, dapur akan menyuplai ke SMA 3 dan SD Sambung Jawa, sedangkan di Kecamatan Panakkukang, makanan akan disalurkan ke sekolah-sekolah yang terdekat dengan dapur yang telah disiapkan.

"Dapur di Manggala, Mamajang, dan Panakkukang masing-masing akan memproduksi sekitar 3.000 porsi. Kami pastikan bahwa porsi makanan akan dibagikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang ada di sekolah-sekolah terdekat dengan dapur," jelas Guntur.

Selain itu, Guntur menyebutkan bahwa program MBG ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik di Kota Makassar. Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi besar untuk mencapai Indonesia Emas 2045, yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak di usia sekolah.

"Program ini bukan hanya sekadar memberi makan, tetapi juga mendukung pengembangan gizi yang optimal bagi peserta didik. Kami berkomitmen untuk membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas, yang nantinya akan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," tutur Guntur.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi, Guntur juga menekankan pentingnya program ini dalam mendukung keberhasilan pendidikan di Makassar. Dengan program MBG, diharapkan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang mereka, terutama dalam aspek fisik dan kognitif.

"Intinya, program ini adalah bagian dari upaya besar kita dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang lebih baik, dengan menciptakan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki tubuh yang sehat dan kuat," tutup Guntur.

Dengan dimulainya program ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik serta mendukung tercapainya tujuan nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (*)