HUKUM

Fatmawati Rusdi Bantah Isu Pindah Partai, Tegaskan Fokus Membangun Sulsel

Makassar (Notif.news) - Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih untuk periode 2025-2030, Fatmawati Rusdi, menepis kabar yang beredar mengenai dirinya yang dikabarkan akan hengkang dari Partai NasDem.

Fatmawati yang saat ini menjabat sebagai Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem, dengan tegas membantah isu yang menyebutkan dirinya akan pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Saat dimintai tanggapan pada Jumat malam (3/1/2025), Fatmawati menanggapi kabar tersebut dengan kebingungan, "Saya tidak tahu kabar itu. Kabar dari mana itu?" ujarnya.

Diketahui, Fatmawati yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel terpilih, telah mencetak sejarah sebagai wakil gubernur perempuan pertama di Sulsel. Bersama pasangannya, Andi Sudirman Sulaiman, Fatmawati memenangkan Pilgub Sulsel 2024 dan siap memimpin Sulsel untuk lima tahun ke depan. Keberhasilannya ini menandai langkah besar dalam perjalanan politiknya, sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam panggung politik di Sulsel.

Sebagai salah satu tokoh perempuan berpengaruh di Sulsel, Fatmawati sebelumnya telah mencatatkan diri sebagai Wakil Wali Kota Makassar perempuan pertama pada 2020. Ia juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap sebelum terjun ke kancah politik. Mengenai pencapaiannya di Pilgub Sulsel, Fatmawati menyampaikan rasa syukurnya, serta komitmennya untuk menjalankan amanah rakyat. "Sekarang bagaimana kami jalankan amanah rakyat, kami siap bekerja, membangun Sulsel yang maju dan berkarakter," tegasnya.

Fatmawati bukanlah nama baru di dunia politik Sulsel. Pada Pilwalkot Makassar 2020, dia berhasil meraih kemenangan dan mencatatkan sejarah sebagai wakil wali kota perempuan pertama di Makassar. Dalam masa jabatannya, Fatmawati dikenal aktif dalam meluncurkan berbagai program pemberdayaan perempuan, kesehatan, dan pendidikan yang berfokus pada inklusivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai mantan anggota legislatif DPR RI, Fatmawati memiliki pengalaman yang mendalam dalam dunia politik. Keberhasilan Fatmawati di Pilwalkot Makassar dan sekarang di Pilgub Sulsel menunjukkan konsistensi dan komitmennya untuk menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat, serta memperjuangkan kesetaraan gender dalam pemerintahan.

Melalui kepemimpinan yang inklusif, Fatmawati juga dipandang sebagai simbol kesetaraan gender di Sulsel, membuktikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam kepemimpinan politik dan dapat berkontribusi signifikan terhadap kemajuan daerah.

Ke depan, Fatmawati bertekad untuk fokus pada pembangunan Sulsel yang lebih baik, seiring dengan amanah yang telah diberikan oleh rakyat. "Kami akan terus mengedepankan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, serta memperjuangkan sektor-sektor yang penting untuk kemajuan Sulsel," tambahnya.

Isu terkait dengan perpindahan partai yang beredar baru-baru ini, tidak lantas mengganggu fokus Fatmawati terhadap tugas-tugas politiknya. Ia menegaskan bahwa komitmennya terhadap Partai NasDem tetap kokoh, dan ia akan tetap bekerja dengan semangat untuk membangun Sulsel bersama pasangannya, Andi Sudirman Sulaiman.

Fatmawati juga menanggapi hal ini dengan optimisme, bahwa ke depan dirinya bersama pasangan gubernur terpilih akan bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat Sulsel. "Kami akan terus memberikan yang terbaik bagi Sulsel. Semua program yang kami rancang bertujuan untuk mewujudkan Sulsel yang lebih baik, berkeadilan, dan sejahtera," ujarnya.

Tantangan dalam dunia politik, menurut Fatmawati, memang selalu ada, tetapi dirinya siap untuk menghadapinya dengan penuh dedikasi. "Perjalanan ini bukan hanya tentang kami, tetapi tentang masa depan Sulsel dan bagaimana kami bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah ini," jelasnya.

Sebagai pemimpin perempuan yang telah berhasil membuktikan diri di berbagai posisi, Fatmawati berharap dapat terus menginspirasi perempuan-perempuan lain di Sulsel dan di seluruh Indonesia untuk berani mengambil peran penting dalam dunia politik. "Kesetaraan gender harus terus diperjuangkan, dan perempuan harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi dalam berbagai sektor," tutup Fatmawati.

Keberhasilan Fatmawati dalam memenangi Pilgub Sulsel 2024 serta pencapaiannya dalam memegang berbagai posisi penting dalam politik lokal maupun nasional, semakin memperlihatkan kapasitas dan kualitasnya sebagai pemimpin perempuan yang tidak hanya berkomitmen pada perubahan, tetapi juga pada pengembangan Sulsel secara keseluruhan. (*)