News

Indonesia Youth Summit 2025 Dibuka di Makassar, Ratusan Pemuda Siap Jadi Penggerak Indonesia Emas 2045

Makassar, Notif.news – Lapangan Karebosi, ikon Kota Makassar, akan menjadi saksi bisu pembukaan akbar Indonesia Youth Summit (IYS) 2025 pada Jumat, 13 Juni 2025. Mengusung tema ambisius “Ge Merah Putih, Pemuda Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kiprah generasi muda Indonesia.

Perhelatan berskala nasional ini akan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, menandakan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap inisiatif pemuda. IYS 2025 akan menjadi ajang berkumpulnya ratusan pemuda dari berbagai penjuru tanah air, membawa semangat perubahan, inovasi, dan kolaborasi untuk masa depan bangsa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, Indonesia Youth Summit 2025 merupakan forum tahunan yang dirancang secara khusus sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk menyuarakan ide-ide cemerlang mereka.

Forum ini juga diharapkan dapat menjadi tempat bagi pemuda untuk merumuskan solusi inovatif serta menjalin kolaborasi strategis yang solid. Semua ini ditujukan guna mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yang menjadi agenda pembangunan global.

“Generasi muda adalah kekuatan penggerak bangsa. Mereka harus menjadi katalisator dalam transformasi ekonomi, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Munafri pada Kamis, 12 Juni 2025, menekankan peran vital pemuda dalam mencapai tujuan nasional.

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal dari Australia dan Jepang di Makassar, serta duta negara lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan internasional yang kuat terhadap upaya Indonesia dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, melalui peran aktif kaum muda.

Selain itu, IYS 2025 juga akan menyambut delegasi tamu khusus dari pemuda Singapura, India, dan Jepang. Mereka dijadwalkan akan melakukan sesi Youth Multilateral Forum bersama Delegasi Pemuda Indonesia, memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman lintas negara.

Indonesia Youth Summit 2025 secara tegas membuktikan pentingnya pemanfaatan bonus demografi Indonesia. Ini dilakukan melalui kolaborasi lintas daerah serta pengembangan solusi berbasis ekologi, seperti konsep ekonomi sirkular dan pemanfaatan energi terbarukan, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Salah satu hasil utama yang diharapkan dari kegiatan berskala besar ini adalah lahirnya dokumen “Suara Pemuda Indonesia”. Ini merupakan sebuah naskah rekomendasi kebijakan yang akan secara resmi diserahkan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah masing-masing, sebagai masukan konstruktif dari generasi muda.

“Lewat kegiatan seperti ini, kita harapkan menjadi bukti konkret kontribusi pemuda menuju Indonesia Emas 2045. IYS 2025 lebih dari sekadar forum diskusi, melainkan gerakan nyata menuju perubahan,” harap Munafri, yang akrab disapa Appi, optimistis terhadap dampak kegiatan ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) Makassar, A. Muh. Yasir, menyampaikan informasi menarik terkait efisiensi jumlah delegasi pada tahun ini. Meskipun terjadi pengurangan, antusiasme peserta tetap tinggi.

Dari 250 delegasi yang biasanya diundang pada tahun-tahun sebelumnya, jumlahnya kini dikurangi menjadi 150 delegasi resmi sebagai bagian dari upaya efisiensi. Namun, fakta menariknya, total pendaftar untuk IYS 2025 mencapai 825 orang, menunjukkan minat yang luar biasa.

“Untuk IYS 2025 ini adalah perhelatan ketiga. Tahun ini kami kurangi jumlah delegasi menjadi 150 karena efisiensi, namun total pendaftar mencapai 825 orang. Selain 150 delegasi resmi, kami juga menerima 300 partisipan umum (general participants),” ujar Kadis Pora, menjelaskan mekanisme partisipasi.

Lebih lanjut, Muh. Yasir merinci komposisi 150 delegasi resmi tersebut. Sebanyak 23 delegasi berasal dari Kota Makassar sendiri, 57 delegasi dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, dan 58 delegasi dari luar Sulsel yang berasal dari beragam kabupaten/kota serta anggota Youth City Changers.

"Selain itu, ada juga delapan peserta asing yang berasal dari Jepang, Singapura, dan India,” ungkapnya, menunjukkan jangkauan internasional acara ini dan minat dari pemuda global.

Dari sisi persiapan teknis, panitia menyatakan bahwa hampir seluruh rangkaian sidang dan persiapan pembukaan telah rampung sepenuhnya. Sejumlah tokoh dan lembaga nasional serta internasional juga telah mengonfirmasi kehadiran mereka pada acara pembukaan.

Tokoh dan lembaga yang sudah terkonfirmasi hadir antara lain Bima Arya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri, Konsul Jenderal Jepang, Konsul Jenderal Australia, serta perwakilan dari AIESEC Indonesia, Hewlett-Packard Indonesia, dan Think Policy Indonesia.

Sementara itu, pihak penyelenggara masih dengan antusias menunggu konfirmasi kehadiran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, yang diharapkan dapat menambah bobot acara.

IYS 2025 menjadi panggung strategis bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam isu-isu besar seperti transformasi digital, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan. Lebih dari itu, acara ini juga bertujuan mempererat jejaring nasional dan internasional antar generasi muda, menciptakan kolaborasi yang berdampak luas. (*)