Makassar, Notif.news - Legislator DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Irwan Hasan, telah menuntaskan agenda reses di titik kelima Dapil V. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari Reses Pertama Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025/2026 yang wajib dilaksanakan anggota dewan.
Kegiatan reses ini berlokasi di Jl. Andi Mappanyukki Lr. 128 RT 003 RW 003, Kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Dalam kegiatan tatap muka tersebut, Irwan Hasan berhasil menyerap berbagai aspirasi krusial dari masyarakat setempat, terutama yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup.
Secara umum, fokus keluhan warga berkisar pada tiga hal utama: masalah lingkungan, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan keamanan wilayah.
Aspirasi yang paling disorot adalah terkait masalah lingkungan dan saluran air atau drainase yang dianggap tidak berfungsi optimal. Warga Kelurahan Mario menyoroti banyak pekerjaan saluran yang dilaporkan tidak tuntas hingga saat ini, khususnya di wilayah RT 01 RW 05. Kegagalan penuntasan proyek saluran ini dikhawatirkan akan memicu genangan air atau bahkan banjir saat intensitas hujan tinggi.
Isu drainase lain yang muncul adalah kurang optimalnya penanganan oleh Satgas Kecamatan terkait pemeliharaan saluran tersumbat.
Beralih ke sektor infrastruktur, kondisi jalanan setapak di kawasan RT 03 RW 03 dilaporkan mengalami rusak parah. Jalanan ini merupakan akses utama yang sangat vital bagi mobilitas harian masyarakat di lorong dan harus segera diperbaiki.
Selain jalan, masyarakat juga mengajukan permohonan rehabilitasi pintu gerbang RT 03 RW 03 sebagai identitas lingkungan yang sudah usang.
Di bidang pelayanan publik, warga menyoroti masalah retribusi sampah yang dianggap masih memerlukan penertiban dan evaluasi menyeluruh.
Isu keamanan juga menjadi perhatian, di mana masyarakat Mariso mendesak penambahan unit CCTV dan menyoroti tempat hiburan yang kerap bermasalah.
Menanggapi seluruh masukan, H. Irwan Hasan berkomitmen penuh mengawal aspirasi ini hingga terwujud dalam program prioritas dan terealisasi di tahun anggaran mendatang. (*)
