MAKASSAR, Notif.News – Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menggelar inspeksi mendadak sekaligus pengambilan sampel produk di Benteng Mart, Jalan Galangan Kapal, Rabu (22/7/2026). Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan rutin keamanan pangan.
Petugas menyisir berbagai etalase untuk mengambil sampel pangan segar hingga produk olahan yang kerap dikonsumsi masyarakat. Pengambilan bahan uji tersebut dilakukan secara teliti sesuai prosedur standar.
Sampel yang telah dikumpulkan selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk pengujian komprehensif. Proses ini bertujuan memastikan produk yang dijual bebas dari zat berbahaya dan sesuai standar teknis.
Sidak berkala ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam melindungi konsumen dari potensi bahaya pangan tercemar. Langkah ini juga mendorong pelaku usaha untuk lebih disiplin menjaga mutu.
Selain mengambil sampel, tim pengawas turut memberikan edukasi langsung kepada pengelola swalayan. Petugas menekankan pentingnya pengawasan masa kedaluwarsa serta tata cara penyimpanan barang yang benar.
Pengawasan secara berkala dinilai ampuh untuk menekan peredaran produk tidak layak konsumsi di tengah masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan memberi jaminan kepastian kualitas bagi pembeli.
Dinas Ketahanan Pangan menegaskan bahwa aksi pengawasan tidak berhenti di satu titik saja. Kegiatan serupa akan digencarkan ke pasar tradisional dan pusat distribusi pangan lainnya secara berkelanjutan.
Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi acuan utama dalam menentukan tindakan lanjutan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha modern maupun tradisional. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti memeriksa kemasan sebelum membeli.
Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan konsumen menjadi kunci utama terciptanya ekosistem pangan sehat. Transparansi hasil pengawasan akan terus dibuka guna menjaga kepercayaan publik.
Melalui konsistensi pengawasan ini, kesadaran akan pentingnya higienitas pangan dapat terus ditingkatkan. Kesehatan masyarakat pun dapat terlindungi secara jangka panjang. (*)
