News

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Appi Pastikan Jembatan Kaccia Barombong Dibangun Maret Ini

MAKASSAR, Notif.News – Pemerintah Kota Makassar resmi menetapkan pembangunan Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong sebagai prioritas utama tahun ini. Langkah konkret ini diambil setelah aspirasi masyarakat Barombong yang mengharapkan jembatan permanen selama bertahun-tahun akhirnya mendapat kepastian eksekusi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kondisi jembatan kayu yang sudah lapuk tersebut pada Kamis (5/2/2026). Di tengah guyuran hujan, pria yang akrab disapa Appi ini berjalan kaki meniti jembatan sepanjang 20 meter guna memastikan urgensi keselamatan bagi warga yang melintas.

Pembangunan jembatan ini dinilai sangat mendesak karena menjadi urat nadi akses pendidikan bagi anak-anak sekolah menuju SMA Negeri 20 Makassar. Kondisi jembatan yang tidak layak saat ini sangat berisiko, terutama ketika debit air sungai meningkat tajam akibat cuaca ekstrem.

"Peninjauan ini untuk memastikan percepatan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Jembatan ini akses utama anak sekolah, kondisinya tidak layak sehingga harus segera ditangani," tegas Munafri di lokasi peninjauan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, yang turut mendampingi menyatakan bahwa pagu anggaran sebesar Rp1,04 miliar telah disiapkan. Anggaran tersebut dikhususkan untuk pekerjaan fisik jembatan agar konstruksinya permanen dan kokoh.

Dinas PU kini sedang merampungkan tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen teknis. Seluruh dokumen pengadaan dijadwalkan masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada akhir bulan ini agar proses lelang dapat segera dilaksanakan sesuai prosedur.

Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, pekerjaan konstruksi di lapangan ditargetkan mulai berjalan pada Maret 2026. Pemerintah memastikan spesifikasi teknis jembatan akan memenuhi standar keamanan tinggi untuk menjamin keselamatan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain persoalan jembatan, Wali Kota juga memberikan perhatian pada penataan lingkungan sekitar. Ia mencatat sejumlah ruas jalan yang rusak, kondisi bantaran sungai, hingga minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang harus segera dibenahi oleh dinas terkait.

Pembangunan di wilayah pinggiran seperti Barombong menjadi bukti komitmen Pemkot Makassar dalam menghadirkan pemerataan infrastruktur. Appi menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh hanya berpusat di tengah kota, tetapi juga menjangkau kawasan perbatasan.

Letak geografis jembatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa menjadikannya strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Kehadiran jembatan permanen diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi kecil di kedua sisi sungai.

Warga setempat menyambut baik kehadiran Wali Kota dan jajarannya yang meninjau lokasi secara langsung. Bagi mereka, realisasi pembangunan jembatan ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan jaminan keselamatan bagi buah hati mereka yang menuntut ilmu setiap hari.

Munafri meminta Dinas PU untuk terus mengawal proyek ini agar selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi. Ia berjanji akan terus memantau progres pembangunan hingga jembatan tersebut benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat dengan rasa aman.

Melalui pembangunan Jembatan Kaccia, Pemkot Makassar menunjukkan pola kepemimpinan yang responsif dan berbasis data lapangan. Sinergi antara pimpinan daerah dan dinas teknis menjadi kunci utama dalam memecahkan masalah klasik yang selama ini terabaikan.

Kini, warga Barombong menatap optimis masa depan mobilitas mereka. Dengan dimulainya pengerjaan pada Maret mendatang, wajah infrastruktur di wilayah ujung selatan Makassar ini diprediksi akan berubah menjadi lebih tertata, inklusif, dan aman bagi semua. (*)