NASIONAL

Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Apel Bersama Kemenko Polhukam, Fokus Kerja Pasca Lebaran dan Standar OECD

Makassar (Notif.news) - Jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) turut serta dalam Apel Pegawai Bersama yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) pada Rabu (9/4/2025).

Apel terpusat yang disiarkan langsung dari Jakarta ini diikuti secara serentak oleh seluruh unit kerja di bawah koordinasi Kemenko Polhukam. Ini termasuk berbagai bidang krusial seperti Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, mengajak seluruh aparatur negara untuk kembali memfokuskan diri pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing setelah menikmati masa libur Hari Raya Idul Fitri.

Menko Yusril menekankan betapa pentingnya upaya berkelanjutan dalam menjaga supremasi hukum, menegakkan keadilan, melindungi Hak Asasi Manusia, serta mengelola urusan keimigrasian dan pemasyarakatan secara profesional.

"Kita harus terus memperkuat kerja sama dan koordinasi lintas sektor demi mewujudkan Indonesia yang lebih adil, aman, dan sejahtera. Harapan masyarakat terhadap kita sangat besar karena kementerian ini memegang mandat penting dalam penegakan hukum, perlindungan HAM, serta bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan," tegas Menko Yusril.

Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pentingnya mengedepankan semangat kebersamaan sebagai landasan utama dalam bekerja. "Profesionalisme, dedikasi, dan integritas harus menjadi budaya kerja kita. Bukan sekadar mengejar target, tetapi bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Yusril menyampaikan informasi penting terkait langkah strategis Indonesia di kancah internasional. Beliau mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tengah bersiap untuk menjadi anggota penuh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Menurut Menko Yusril, Indonesia telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan penyesuaian terhadap berbagai regulasi nasional, termasuk upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan praktik anti-penyuapan, agar selaras dengan standar internasional yang berlaku di negara-negara maju anggota OECD.

Pernyataan kesiapan ini telah disampaikan secara resmi oleh Menko Yusril dalam pidato kenegaraannya di Konvensi OECD yang berlangsung di Prancis dan dihadiri oleh lebih dari 100 negara anggota dan pengamat.

Apabila proses ini berjalan sesuai rencana, Indonesia berpotensi menjadi negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang berhasil bergabung sebagai anggota penuh OECD, menyusul keberhasilan Jepang dan Korea Selatan sebelumnya.

Menyikapi arahan Menko Polhukam, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, mengimbau seluruh jajarannya untuk segera mengimplementasikan poin-poin penting yang disampaikan dalam apel bersama ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Andi Basmal menekankan pentingnya semangat kerja kolektif, pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan. "Momentum pasca Lebaran ini kita jadikan titik awal untuk kembali bekerja secara maksimal. Lakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah dicapai, susun strategi yang lebih efektif, dan terus berinovasi untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik," pesan Andi Basmal kepada seluruh jajarannya setelah mengikuti apel secara virtual.

Apel pagi bersama ini diikuti secara serentak oleh seluruh kantor wilayah di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Imigrasi, dan Kementerian Pemasyarakatan yang berada di wilayah Sulawesi Selatan, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan dalam memulai kembali aktivitas kerja pasca libur Lebaran. (*)