News

LVRI Desak Pemerintah Evaluasi Tunjangan Veteran, Dianggap Belum Memadai

Jakarta, Notif.news – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menyoroti besaran tunjangan yang diterima oleh para veteran. Mereka menilai tunjangan saat ini belum memadai dan mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi serta penyesuaian yang layak.

Kepala Departemen Komunikasi dan Informasi (Kadep Kominfo) DPP LVRI, Jacki Uly, mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Pro3 RRI, Minggu (10/8/2025). “Veteran telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Di Hari Veteran Nasional ini, kami berharap adanya evaluasi kenaikan tunjangan yang layak sesuai jasa mereka,” ujarnya.

Menurut Jacki, kesejahteraan veteran adalah bentuk nyata penghormatan negara atas perjuangan mereka. Ia menegaskan bahwa tunjangan yang layak akan sangat membantu para veteran untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa tua, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka.

"Tunjangan layak akan membantu memenuhi kebutuhan veteran untuk hidup di masa tua, ini bentuk penghormatan pada mereka," kata Jacki.

Meskipun demikian, Jacki mengakui bahwa penyesuaian tunjangan harus mempertimbangkan kemampuan anggaran negara. “Kenaikan dapat dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa pembahasan mengenai penyesuaian tunjangan ini tidak boleh ditunda-tunda. LVRI berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Peningkatan tunjangan ini, lanjut Jacki, adalah bentuk penghargaan negara yang paling nyata. Tujuannya adalah untuk memastikan para pejuang bangsa dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera. (*)