News

Makassar Raih Predikat “Sangat Baik” dalam Evaluasi SPBE 2024, Tunjukkan Kemajuan Signifikan

Makassar (Notif.news) - Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih predikat "Sangat Baik" dengan nilai 4,02 dalam Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024. Penilaian ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB). Hasil ini mencerminkan perkembangan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mana Pemkot Makassar hanya memperoleh nilai 3,41 dengan predikat "Baik."

Kenaikan sebesar 0,61 poin tersebut menunjukkan keberhasilan berbagai program inovasi dan transformasi digital yang diterapkan oleh Pemkot Makassar selama tahun 2024. Meskipun dalam kategori predikat yang lebih tinggi, pemerintah kota menilai capaian ini sebagai langkah awal menuju penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang lebih efektif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur, menyampaikan bahwa capaian ini menggambarkan komitmen Pemkot Makassar dalam mewujudkan visi kota "Sombere and Smart City." Visi ini mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai budaya lokal yang khas.

"Makassar tidak hanya berfokus pada modernisasi teknologi, tetapi juga berusaha untuk menjaga kearifan lokal dalam setiap kebijakan dan layanan yang diberikan kepada masyarakat," kata Ismawaty dalam keterangannya pada Senin, 6 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa konsep “Sombere and Smart City” adalah komitmen untuk menyajikan pelayanan publik yang ramah serta teknologi yang cerdas agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara maksimal.

Ismawaty juga menekankan bahwa meskipun predikat “Sangat Baik” merupakan pencapaian yang patut dibanggakan, tantangan untuk terus berinovasi dan memperkuat transformasi digital di sektor pemerintahan tetap harus menjadi prioritas. Ia berujar, "Kami akan terus berupaya memperkuat infrastruktur teknologi dan memperluas akses layanan berbasis digital untuk masyarakat Makassar."

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Kominfo Kota Makassar, Andi Zulkarnain, menjelaskan bahwa peningkatan nilai SPBE ini tidak terlepas dari penerapan sistem layanan terintegrasi di Kota Makassar. Hal ini menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan efisiensi serta efektivitas akses masyarakat terhadap layanan publik digital.

“Integrasi layanan pemerintahan menjadi kunci sukses dalam era digitalisasi ini. Dengan adanya sistem yang terhubung antara satu layanan dengan lainnya, kami mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Andi Zulkarnain.

Lebih lanjut, Andi menambahkan bahwa pencapaian ini tidak hanya berkat upaya satu sektor saja, tetapi hasil kolaborasi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Makassar. Sinergi antara berbagai pihak ini terbukti sangat efektif dalam mendukung pengembangan SPBE, dari penguatan infrastruktur hingga peningkatan kualitas layanan digital.

"Semua OPD Pemkot Makassar terlibat aktif dalam pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini. Kami bersama-sama memastikan bahwa layanan digital yang kami tawarkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat," terang Andi.

Pemerintah Kota Makassar pun menyatakan bahwa keberhasilan ini akan dijadikan momentum untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif digital, serta memperkuat penyelenggaraan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depan, Pemkot Makassar akan terus memantau dan meningkatkan implementasi SPBE agar seluruh layanan publik dapat semakin efisien dan berkualitas.

Dengan prestasi ini, Kota Makassar semakin memperlihatkan bahwa inovasi dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan dapat berjalan bersinergi dengan pelestarian nilai-nilai budaya lokal, membawa manfaat nyata bagi masyarakat dalam era digital yang semakin maju. (*)