Makassar (Notif.news) — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Macca Inspirasi Nusantara bersama dua perusahaan Jepang, Asia Sustainable Business Cooperative dan Transport Kono Co Ltd, Rabu (12/3/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota ini membahas peluang kerja bagi warga Makassar di sektor logistik Jepang.
Pemilik Asia Sustainable Business Cooperative, Aoshima Yusuke, menyatakan ketertarikannya terhadap potensi tenaga kerja asal Makassar.
“Kami kagum dengan etos kerja tenaga kerja Indonesia. Saat ini kami butuh puluhan pengemudi serta tenaga logistik lainnya. Makassar punya potensi besar,” ujar Yusuke.
Direktur LPK Macca, Heri Ilham, menyebut pihaknya berperan sebagai penghubung antara pencari kerja Makassar dan perusahaan di Jepang.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di Jepang mencapai 850 ribu pada 2024, namun baru sekitar 200 ribu yang terserap.
Salah satu kendala utama adalah lokasi ujian sertifikasi yang masih terbatas, sehingga calon pekerja harus pergi ke kota lain.
“Tes JFT dan SSW masih harus diikuti di luar Makassar, seperti Manado atau Denpasar,” jelas Heri.
Kedua ujian tersebut merupakan syarat wajib bagi calon pekerja migran ke Jepang.
Ia berharap Pemkot Makassar mendukung penyelenggaraan ujian tersebut di dalam kota.
Wali Kota Makassar menyatakan dukungan penuh dan mengaitkannya dengan program Makassar Creative Hub.
Program ini menyediakan pelatihan bahasa dan keterampilan teknis bagi pencari kerja muda.
Munafri juga berencana berdiskusi dengan Konsuler Jepang untuk menindaklanjuti kerja sama ini.
“Kami ingin tenaga kerja Makassar punya akses kerja global dan kualitas yang diakui,” ujarnya.
Ia berharap langkah ini bisa mempercepat penyaluran tenaga kerja ke Jepang dan meningkatkan daya saing SDM Makassar. (*)
