HUKUM

Pemkot Makassar Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Jaminan Sosial bagi Pekerja

Makassar (Notif.news) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga kerjanya melalui sinergi strategis dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Makassar. Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menerima kunjungan silaturahmi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar sekaligus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang menandai kolaborasi dalam memperluas kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh wilayah Kota Makassar.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan di Ruang Rapat Wali Kota, yang terletak di kompleks Balai Kota Makassar, pada hari Kamis, 20 Maret 2025. Momen penting ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana, yang hadir sebagai pihak yang menandatangani MoU bersama dengan Walikota Munafri. Langkah ini menjadi landasan formal bagi kedua belah pihak untuk bekerja sama secara lebih intensif dalam memberikan perlindungan sosial yang komprehensif kepada para pekerja di Kota Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Munafri Arifuddin menyampaikan pandangannya mengenai urgensi perlindungan bagi seluruh lapisan tenaga kerja, terutama bagi mereka yang bergerak di sektor informal. Beliau menyoroti bahwa pekerja informal seringkali menjadi kelompok yang paling rentan dan belum memiliki akses terhadap jaminan sosial yang memadai. Oleh karena itu, Pemkot Makassar memiliki komitmen yang kuat untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dengan harapan semakin banyak pekerja yang dapat merasakan manfaat perlindungan sosial.

“Kami memiliki visi yang jelas untuk memastikan bahwa setiap tenaga kerja di Kota Makassar, tanpa terkecuali, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal, dapat memperoleh perlindungan yang layak,” tegas Walikota Munafri.

“Hal ini menjadi sangat penting agar para pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan rasa aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama bekerja, termasuk potensi kecelakaan kerja atau kejadian-kejadian lain yang tidak diinginkan,” lanjutnya, menekankan betapa krusialnya jaminan sosial bagi ketenangan dan produktivitas pekerja.

Lebih lanjut, Walikota Munafri berharap bahwa melalui kolaborasi yang terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan ini, akan terjadi peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat Kota Makassar mengenai betapa pentingnya memiliki jaminan sosial yang memadai. Beliau meyakini bahwa dengan adanya perlindungan sosial, para pekerja akan merasa lebih aman dan termotivasi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan produktivitas kerja secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Makassar terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. Beliau menjelaskan bahwa tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memperluas cakupan kepesertaan program jaminan sosial, dengan fokus utama pada tenaga kerja yang berada di sektor informal serta para pekerja rentan yang selama ini mungkin belum tersentuh oleh perlindungan sosial.

“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan ini,” ujar I Nyoman Hary Sujana.

“Melalui sinergi yang baik ini, kami memiliki harapan besar bahwa semakin banyak tenaga kerja di Kota Makassar yang akan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, mereka akan dapat merasakan manfaat perlindungan sosial yang maksimal, yang akan memberikan rasa aman dan kepastian dalam menjalani aktivitas pekerjaan sehari-hari,” tambahnya.

Lebih lanjut, I Nyoman Hary Sujana menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar siap untuk aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar terkait dengan berbagai manfaat yang ditawarkan oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan sosial, sehingga semakin banyak pekerja yang tergerak untuk menjadi peserta.

Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, termasuk Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba, serta Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Makassar, Andi Zulfitra Dianta. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh dari Pemkot Makassar terhadap upaya perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayahnya. (*)