News

Pemkot Makassar Rayakan Idul Adha dengan Penyembelihan Kurban, Wali Kota Tekankan Kepedulian Sosial

Makassar, Notif.news – Momentum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Kota Makassar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan internal. Pada Jumat, 6 Juni 2025, kegiatan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan dengan khidmat di area Balai Kota Makassar, dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi kota, termasuk Wali Kota Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, dan Sekretaris Daerah Andi Zulkifly.

Dalam suasana yang penuh kebersamaan, sebanyak empat ekor hewan kurban disembelih pada kesempatan tersebut. Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam, diawasi oleh petugas yang kompeten, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib. Kegiatan ini menjadi representasi nyata dari semangat berbagi yang menjadi esensi Idul Adha.

Daging kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan secara merata kepada para pegawai di lingkungan Balai Kota, khususnya difokuskan untuk petugas kebersihan. Para petugas ini adalah garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan kebersihan kota, yang seringkali bekerja tanpa pamrih dan kerap luput dari perhatian publik. Pembagian ini menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan atas dedikasi mereka yang vital bagi operasional kota.

Wali Kota Munafri Arifuddin dalam sambutannya menekankan pentingnya menanamkan kepedulian dalam setiap aspek pelayanan publik. "Saya bersama Wakil Wali Kota Makassar, Ibu Aliyah Mustika, dan Sekretaris Daerah, Bapak Andi Zulkifly, menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban di lingkungan Pemkot Makassar. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan kepedulian dalam setiap langkah pemerintahan," ujarnya.

Penyelenggaraan kurban oleh pemerintah kota ini juga memiliki tujuan ganda. Selain sebagai wujud ibadah, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antarpegawai serta memperkuat nilai-nilai sosial dan kebersamaan di kalangan aparatur sipil negara. Suasana kekeluargaan yang mewarnai kegiatan mencerminkan semangat gotong royong dalam melayani masyarakat.

Munafri lebih lanjut menjelaskan bahwa makna Idul Adha melampaui sekadar ritual keagamaan. Hari raya ini sarat akan nilai pengorbanan dan empati, yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam konteks pelayanan publik. Ini adalah ajakan untuk senantiasa peka terhadap kondisi sekitar.

Hal ini tercermin jelas dalam pernyataan wali kota yang secara khusus menyoroti peran penting para petugas lapangan. "Mereka mungkin jarang terlihat, tapi peran mereka sangat penting," katanya, merujuk pada para petugas kebersihan dan pekerja lapangan lainnya yang selama ini bekerja senyap namun memberikan dampak besar bagi kenyamanan dan keindahan kota. Pengakuan ini menunjukkan kepedulian pimpinan terhadap seluruh lini pegawai.

Menutup rangkaian kegiatan penyembelihan hewan kurban, Wali Kota Munafri Arifuddin berharap momentum Idul Adha ini bisa menjadi inspirasi yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling peduli satu sama lain, memperkuat tali silaturahmi yang sudah terjalin.

"Semoga semangat kurban ini mempererat ikatan kita semua, memperkuat nilai gotong royong, dan membawa keberkahan bagi Kota Makassar yang kita cintai," tuturnya dengan penuh harap. Pesan ini menjadi penutup yang menggarisbawahi komitmen Pemkot Makassar terhadap nilai-nilai sosial dan kebersamaan demi kemajuan kota. (*)