Makassar (Notif.news) - Kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Kota Makassar. Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan kegiatan yang dihadiri ribuan kader dari seluruh Indonesia, termasuk tokoh-tokoh penting, dapat berjalan aman dan tertib.
Acara akbar tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (8-10 Agustus 2025) di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani. Kehadiran Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, serta sejumlah anggota DPR RI dan pengurus pusat lainnya menjadi alasan utama mengapa pengamanan ekstra ini diberlakukan.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Makassar, AKBP Darwis, mengungkapkan bahwa pengamanan telah disiagakan di berbagai titik strategis. "Jadi banyak titik (pengamanan) untuk kegiatan rakernas yang dimulai tanggal 7 sampai 10," ujarnya. Skema pengamanan ini sudah dimulai sejak kedatangan Surya Paloh di Kota Makassar.
Saat kedatangan Surya Paloh, jalur yang dilalui dari bandara lama Sultan Hasanuddin di Mandai, Kabupaten Maros, dijaga ketat oleh polisi. Menurut Darwis, ada 17 personel yang disiagakan khusus di Simpang Lima, dekat area bandara, untuk mengawal kedatangan tokoh nasional tersebut.
Pengamanan tidak hanya terfokus di lokasi utama. Sebanyak 54 personel juga dikerahkan untuk menjaga agenda makan malam atau gala dinner yang akan dihadiri Surya Paloh dan para kadernya di Anjungan Pantai Losari. Ini menunjukkan bahwa setiap agenda penting dalam Rakernas ini telah dipetakan dengan cermat oleh pihak kepolisian.
Selain itu, pertemuan antara Surya Paloh dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Hotel Pantai Gapura juga tidak luput dari pengawasan. Sebanyak 45 anggota polisi disiapkan untuk mengamankan pertemuan penting tersebut.
Fokus utama pengamanan tetap berada di Hotel Claro, tempat acara Rakernas berlangsung. Di lokasi ini, sebanyak 136 personel akan bertugas selama empat hari, dengan sistem pergantian shift untuk memastikan pengamanan tetap prima.
Darwis menjelaskan, sebelum acara dimulai, area Hotel Claro telah disterilisasi oleh tim Brimob. "Untuk di Claro, itu sudah dilakukan sterilisasi oleh rekan-rekan Brimob," kata Darwis. Selain itu, personel dari unit pengamanan objek vital (Obvit) juga disiapkan untuk memeriksa barang bawaan peserta, memastikan tidak ada benda mencurigakan yang masuk ke area acara.
Pola pengamanan yang diterapkan mencakup dua metode, yaitu pengamanan terbuka dan tertutup. Strategi ini dirancang untuk mencakup setiap potensi risiko, baik yang terlihat maupun tidak, demi menjamin kelancaran acara yang dihadiri lebih dari 5.000 kader NasDem ini.
Pihak kepolisian juga telah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan tak terduga yang bisa saja terjadi di luar rencana. Darwis menegaskan bahwa mereka telah mempersiapkan langkah-langkah taktis tambahan jika situasi mendesak.
"200 personel Polrestabes Makassar, disiagakan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan tak terduga," ungkapnya. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap optimis bahwa seluruh rangkaian acara Rakernas NasDem ini akan berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan.
Dengan pengamanan yang matang dan terstruktur ini, diharapkan Rakernas NasDem 2025 di Makassar dapat berjalan sukses. Rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh ribuan kader dan tokoh nasional ini menunjukkan betapa pentingnya peran aparat keamanan dalam memastikan setiap acara besar dapat terlaksana dengan baik. (*)
