OLAH RAGA

Pratama Arhan Resmi Berpisah dengan Suwon FC, Kini Fokus Melanjutkan Karier di Luar Negeri

Notif.news - Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, secara resmi mengumumkan bahwa ia telah berpisah dengan klub Korea Selatan, Suwon FC. Keputusan ini datang setelah kontrak Arhan tidak diperpanjang oleh pihak klub, menyusul penampilan yang minim di sepanjang waktunya bersama tim tersebut.

Pada musim pertamanya bersama Suwon FC, Pratama Arhan hanya tampil dalam dua pertandingan kompetitif, tanpa berhasil mencetak gol ataupun assist. Waktu bermainnya juga sangat terbatas, hanya mencatatkan empat menit di atas lapangan. Keputusan klub untuk tidak memperpanjang kontraknya mencerminkan minimnya kesempatan yang diberikan kepada pemain berusia 21 tahun ini.

Melalui akun media sosial Instagram resmi, Suwon FC menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi Arhan selama bergabung dengan tim. "Selamat tinggal pemain Suwon FC Jackson, Arhan, dan Sota yang meninggalkan tim. Klub tidak akan melupakan dedikasi para pemainnya baik di dalam maupun luar lapangan. Terima kasih," tulis pihak klub.

Meskipun hanya sebentar di Korea Selatan, pengalaman Arhan bersama Suwon FC tentu saja memberikan pelajaran berharga bagi perjalanan karier internasionalnya. Dalam dua laga yang ia mainkan, Arhan tidak dapat menonjolkan kemampuannya seperti yang diharapkan banyak pihak. Kini, banyak yang bertanya-tanya kemana Arhan akan melanjutkan karier sepak bolanya di luar negeri.

Arhan sendiri tidak menutup kemungkinan bahwa ia akan melanjutkan petualangan sepak bola di luar negeri. Bahkan, ia telah memiliki komitmen dengan sang mertua untuk tetap berkarier di luar Indonesia selama sepuluh tahun ke depan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Arhan dalam sebuah podcast di Channel YouTube, Justinus Lhaksana, yang mengundangnya sebagai bintang tamu baru-baru ini.

“Bener coach, mertua bilang dilarang kembali sebelum 10 tahun, ada sanksinya juga istri saya,” ujar Arhan dalam wawancara tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya Arhan dalam menjalani karier internasional, meskipun dengan tekanan tersebut, ia tetap memilih untuk melanjutkan perjalanan kariernya di luar negeri.

Selain itu, Arhan juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tekad kuat untuk terus bermain di luar Indonesia. Ia merasa bahwa bermain di luar negeri memberikan tantangan yang lebih besar serta peluang untuk berkembang lebih baik sebagai pemain. Menurutnya, ia berencana untuk berkarier di luar negeri setidaknya hingga usia 30 tahun.

"Ya pokoknya 10 tahun lah (abroad), kalau udah 30 ke atas, udah umurnya mau pensiun, lalu pulang (main di Indonesia)," tambah Arhan.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa ia belum berencana untuk kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Arhan memilih untuk fokus pada pengembangan dirinya di level internasional sebelum memutuskan untuk kembali ke tanah air.

Tentu saja, keputusan Arhan untuk terus berkarier di luar negeri tidak terlepas dari ambisinya untuk berkompetisi di liga-liga Eropa atau Asia yang lebih besar. Terlepas dari kegagalan di Suwon FC, langkahnya untuk mencari tantangan di klub lain masih sangat mungkin terjadi, mengingat potensinya yang masih sangat besar sebagai pemain muda Indonesia.

Dalam beberapa bulan ke depan, Arhan diperkirakan akan mengumumkan langkah karier selanjutnya. Sejumlah klub luar negeri, khususnya di Asia, mungkin akan tertarik untuk merekrut pemain muda yang pernah menunjukkan performa mengesankan di PSIS Semarang sebelum bergabung dengan Suwon FC.

Di sisi lain, meskipun Arhan memilih untuk melanjutkan karier internasionalnya, ia tetap menyimpan niat untuk kembali ke Indonesia ketika usianya sudah memasuki fase akhir karier. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi pada sepak bola Indonesia di masa depan, meskipun dengan waktu yang masih cukup lama.

Pemain yang dikenal dengan kemampuan bertahan dan menyerangnya ini, memulai karier profesionalnya bersama PSIS Semarang, klub Liga 1 Indonesia. Di sana, ia berhasil menarik perhatian banyak pihak, hingga akhirnya mendapat kesempatan bermain di luar negeri bersama Suwon FC. Keputusan Arhan untuk berpisah dengan Suwon FC tentu menjadi titik balik bagi kariernya, dan kini ia menghadapi tantangan baru dalam memilih klub yang tepat untuk melanjutkan kariernya.

Dengan potensi yang dimiliki, Arhan diyakini akan segera menemukan klub baru yang sesuai dengan kebutuhan dan harapannya. Masa depannya di luar negeri masih terbuka lebar, dan publik sepak bola Indonesia tentunya akan terus mengikuti perjalanan kariernya yang semakin menarik. (*)