Makassar (Notif.news) – Pemerintah pusat mengajak pemerintah daerah untuk mendukung program "Makan Bergizi Gratis," yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dengan menyediakan makanan bergizi secara gratis, dengan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kontribusi pemerintah daerah mencapai Rp5 triliun untuk mendukung program ini. "Pada 2025, kontribusi daerah yang akan berpartisipasi sekitar Rp2,3 triliun," kata Tito usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Tito menjelaskan bahwa dari total Rp5 triliun, Rp2,3 triliun berasal dari pemerintah kabupaten/kota, sementara Rp2,5 triliun berasal dari pemerintah provinsi. Pelaksanaan program akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Pemkot Makassar siap mengalokasikan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung operasional program. “Kami siap jika ada surat edaran yang memperbolehkan penggunaan BTT,” ujar Danny pada Senin (20/1/2025).
Dengan kontribusi pemerintah daerah, termasuk Makassar, program ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan gizi. Program ini juga menjadi contoh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyediaan gizi yang lebih baik. Pemerintah berharap kolaborasi yang terjalin akan memberikan hasil yang maksimal.
Keberhasilan program ini juga bergantung pada dukungan dan komitmen dari seluruh lapisan pemerintah, baik pusat maupun daerah. (*)
