DPRD MAKASSAR

Reses di Balang Baru, Irwan Hasan Perjuangkan Nasib UMKM dan Infrastruktur Lorong

MAKASSAR, Notif.News – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Irwan Hasan, terus bergerak menyisir aspirasi konstituennya. Pada titik ketiga Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026, ia menemui warga di Jl. Abdul Kadir No. 41, RT 05/RW 08, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di tengah pemukiman padat penduduk tersebut menjadi ajang curhat warga terkait kondisi lingkungan dan keberlangsungan ekonomi lokal. Kehadiran legislator dari partai berlambang Ka'bah ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan warga setempat yang telah menanti sejak siang hari.

Dalam dialog tersebut, masalah penerangan jalan umum (PJU) menjadi keluhan yang paling banyak disuarakan. Warga mengungkapkan bahwa beberapa titik di wilayah Jl. Abdul Kadir, khususnya di lingkup RT 03/RW 08, masih gelap gulita saat malam hari karena ketiadaan lampu jalan yang memadai.

Warga menyampaikan bahwa permohonan pengadaan lampu jalan tersebut sebenarnya sudah diajukan secara resmi melalui surat kepada instansi terkait. Namun, hingga saat ini, belum ada realisasi nyata di lapangan, sehingga warga meminta bantuan H. Irwan Hasan untuk mengawal laporan tersebut.

"Kami sangat memohon kepada Bapak Irwan agar menindaklanjuti surat kami ke SKPD terkait. Lampu jalan ini sangat penting untuk keamanan warga, terutama untuk menghindari potensi tindakan kriminal di lorong-lorong kami," ujar salah satu warga saat sesi tanya jawab.

Isu sensitif lainnya yang mencuat adalah terkait penertiban pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Warga yang menggantungkan hidup dari berdagang merasa terpukul dengan adanya kebijakan penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar belakangan ini.

Para pelaku UMKM di Balang Baru berharap pemerintah tidak sekadar melakukan penggusuran atau penertiban, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang yang berkeadilan. Mereka meminta agar disediakan tempat relokasi yang layak untuk tetap bisa menyambung hidup.

Masyarakat menegaskan bahwa pada dasarnya mereka mendukung penataan kota agar terlihat lebih indah dan rapi. Namun, mereka juga memohon agar aspek kemanusiaan dan ekonomi kerakyatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan penataan ruang.

H. Irwan Hasan merespons kegelisahan tersebut dengan serius. Menurutnya, pemerintah harus hadir sebagai pemberi solusi bagi UMKM, bukan sekadar penegak aturan. Ia berjanji akan menyuarakan agar ada ruang khusus atau sentra UMKM bagi warga yang terdampak penertiban.

Selain ekonomi, sektor infrastruktur lingkungan juga menjadi poin penting dalam reses ini. Warga RT 05 melaporkan kondisi drainase di dalam lorong yang sudah tidak berfungsi maksimal. Kerusakan dan penyumbatan drainase ini kerap menyebabkan genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Perbaikan drainase di wilayah tersebut dinilai mendesak untuk segera dikerjakan sebelum memasuki puncak musim penghujan yang lebih ekstrem. Warga khawatir jika dibiarkan, tumpukan sampah dan sedimen akan merusak struktur jalan di sekitar lorong.

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, H. Irwan Hasan menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh keluhan warga Balang Baru ke meja pembahasan di Gedung DPRD Makassar. Ia menyatakan bahwa fungsi pengawasan yang diembannya akan dimaksimalkan untuk menekan SKPD terkait.


"Semua aspirasi ini, mulai dari lampu jalan, nasib UMKM, hingga drainase, sudah kami catat dengan detail. Ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tapi merupakan kewajiban saya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkannya hingga terealisasi," tegas Irwan Hasan.

Ia juga menambahkan bahwa sinkronisasi antara laporan tertulis warga dan kawalan politik di parlemen adalah kunci agar anggaran pembangunan bisa turun tepat sasaran. Irwan meminta warga untuk tidak bosan memberikan masukan demi kemajuan wilayah Tamalate.

Kegiatan reses di titik ketiga ini berlangsung dengan protokol yang tertib dan penuh kekeluargaan. Warga merasa lega dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung tanpa ada jarak dengan wakil rakyatnya di tingkat kota.

Sebagai penutup, Irwan Hasan melakukan peninjauan singkat ke beberapa lorong di RT 05 untuk melihat langsung kondisi drainase yang dikeluhkan. Ia ingin memastikan bahwa data yang dilaporkannya nanti didukung oleh bukti fisik yang akurat dari lapangan.

Pertemuan pun diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi antara warga dan legislatif. H. Irwan Hasan dijadwalkan akan melanjutkan rangkaian resesnya ke titik berikutnya guna menyempurnakan penyerapan aspirasi di Daerah Pemilihan V. (*)