MAKASSAR, Notif.News – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Irwan Hasan, kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi warga. Memasuki titik kelima Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026, Irwan Hasan menemui konstituen di Jl. Tanjung Alang No. 100, RT 01/RW 07, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, pada Kamis (12/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di tengah pemukiman warga ini dihadiri oleh puluhan masyarakat yang didominasi oleh tokoh masyarakat dan ibu rumah tangga. Pertemuan tersebut menjadi sangat emosional saat warga menyampaikan kekhawatiran mereka terkait keamanan infrastruktur di wilayah tersebut.
Aspirasi utama yang mencuat adalah terkait kondisi kanal yang melintasi pemukiman warga. Masyarakat mengeluhkan ketiadaan pagar pembatas keamanan di sepanjang tepian kanal. Hal ini dinilai sangat membahayakan, mengingat sering terjadi insiden kendaraan terjun bebas ke dalam kanal akibat minimnya proteksi.

Warga mendesak agar pemerintah segera memfasilitasi pembangunan pagar pembatas permanen. "Kami tidak ingin ada lagi korban jiwa atau kendaraan yang jatuh ke kanal. Ini masalah nyawa, mohon Bapak Irwan mengawal pembangunan pembatas jalan ini," ujar salah satu warga setempat.
Selain isu keamanan kanal, masalah kebersihan lingkungan juga menjadi sorotan. Warga meminta adanya tindakan nyata terkait pemangkasan pohon-pohon besar yang mulai menutupi kabel listrik dan membahayakan rumah warga saat cuaca ekstrem.
Warga menilai, respons pemerintah terhadap permintaan pemangkasan pohon di Kelurahan Sambung Jawa tergolong lambat. Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya pohon tumbang yang dapat memutus akses jalan maupun merusak fasilitas umum di sekitar Jl. Tanjung Alang.
Isu sosial mengenai kesejahteraan lansia juga tidak luput dari pembahasan. Masyarakat meminta agar Pemerintah Kota Makassar melalui pihak kelurahan melakukan pendataan ulang terhadap warga lanjut usia di wilayah tersebut.
Langkah pendataan kembali ini dianggap penting agar program bantuan sosial maupun layanan kesehatan bagi lansia tepat sasaran. Warga berharap tidak ada lagi lansia kurang mampu yang terabaikan karena masalah administrasi atau data yang tidak diperbarui.
Persoalan infrastruktur paling krusial yang disampaikan adalah mengenai sedimentasi drainase. Tidak tanggung-tanggung, warga melaporkan bahwa terdapat sembilan (9) wilayah RW di Kelurahan Sambung Jawa yang sistem drainasenya sudah sangat dangkal dan penuh sedimen.
Mirisnya, warga mengklaim bahwa hingga saat ini wilayah tersebut seolah tidak tersentuh oleh program pengerukan dari pemerintah kota. Akibatnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang, wilayah Sambung Jawa kerap menjadi langganan genangan air.
"Ada sembilan RW yang butuh pengerukan segera. Kami merasa Kelurahan Sambung Jawa seperti dianaktirikan dalam hal normalisasi drainase. Kami mohon perhatian serius dari pemerintah," keluh tokoh masyarakat di hadapan sang legislator.
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, H. Irwan Hasan menyatakan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa laporan mengenai sembilan RW yang tidak tersentuh program drainase akan menjadi catatan merah yang akan ia bawa ke rapat komisi di DPRD.
Irwan berjanji akan segera memanggil dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup, untuk menindaklanjuti persoalan kanal dan drainase tersebut. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
"Aspirasi warga Sambung Jawa sangat mendasar. Masalah pembatas kanal dan sedimentasi di 9 RW ini akan saya suarakan dengan lantang. Pemerintah harus hadir di sini, tidak boleh ada wilayah yang terabaikan," tegas politisi PPP tersebut.
Terkait masalah lansia dan pemangkasan pohon, Irwan meminta lurah setempat yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk segera melakukan koordinasi teknis. Ia berharap solusi jangka pendek bisa langsung dieksekusi tanpa harus menunggu proses anggaran yang panjang.
Kegiatan reses ini ditutup dengan sesi peninjauan langsung oleh H. Irwan Hasan ke beberapa titik tepian kanal yang dianggap rawan. Ia ingin memastikan titik koordinat mana saja yang paling mendesak untuk dipasangi pagar pembatas dalam waktu dekat.
Antusiasme warga terlihat hingga akhir acara, di mana mereka berharap kunjungan wakil rakyat ini memberikan perubahan nyata bagi wajah Kelurahan Sambung Jawa. Irwan pun berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan tersebut hingga masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). (*)
