News

Ribuan Warga Makassar Padati Karebosi, Wali Kota Munafri Ajak Jaga Persatuan di Momen Idul Adha

Makassar, Notif.news – Lapangan Karebosi, ikon kota Makassar, pada Jumat pagi (6/6/2025) menjadi saksi bisu perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang penuh khidmat. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati area tersebut untuk melaksanakan Salat Idul Adha bersama, menciptakan pemandangan kebersamaan yang menghangatkan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut bergabung dengan warganya dalam momen sakral ini, menegaskan kembali pentingnya menjaga nilai persatuan dan semangat berbagi sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat di Kota Makassar. Kehadiran ribuan jemaah menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan ini.

Suasana khusyuk begitu terasa sejak pagi buta. Wali Kota Munafri, didampingi oleh Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dan Ketua TP-PKK Melinda Aksa, tampak menyambut hangat setiap kedatangan masyarakat. Mereka berinteraksi langsung, menyapa warga yang berdatangan dari berbagai penjuru kota, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental. Kehangatan ini semakin memperkuat ikatan antara pemimpin dan rakyatnya dalam merayakan hari besar Islam yang penuh makna pengorbanan dan keikhlasan.

Tak hanya jajaran pemerintah kota, sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah juga turut hadir memeriahkan perayaan ini. Terlihat hadir tokoh masyarakat Ilham Arief Sirajuddin, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar. Kehadiran kolektif para pemangku kepentingan ini semakin memperkuat kesan kebersamaan dan sinergi dalam momen yang sangat sakral bagi umat Muslim ini.

Dalam pernyataannya usai pelaksanaan Salat Id, Wali Kota Munafri mengungkapkan rasa syukurnya. “Lapangan Karebosi hari ini menjadi bukti bahwa semangat Idul Adha mampu menyatukan kita sebagai satu keluarga besar Kota Makassar. Saya sangat bersyukur bisa merayakan hari yang penuh makna ini bersama masyarakat,” ujar Munafri dengan nada penuh haru.

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa perayaan Idul Adha bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga kota.

Salat Idul Adha tahun ini dipimpin oleh imam terkemuka, Syekh Dr. Nawwaf Al-Haarisy, yang membimbing jemaah dalam kekhusyukan ibadah. Setelah itu, Ustadz Das’ad Latif menyampaikan khutbah yang menyentuh hati dan sarat makna. Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad secara khusus mengingatkan seluruh jemaah akan pentingnya meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS, sebuah kisah inspiratif tentang ketaatan dan keikhlasan. Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, terutama kepada sesama yang membutuhkan.

Pesan-pesan yang disampaikan oleh Ustadz Das’ad Latif mendapat respons positif dari Wali Kota Munafri. Appi, sapaan akrabnya, mengamini pesan tersebut sebagai nilai-nilai fundamental yang sangat relevan dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan sosial. Ia menekankan bahwa semangat pengorbanan dan berbagi harus diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, dari lingkup terkecil hingga kebijakan kota.

Sebagai pemimpin daerah, Munafri Arifuddin sangat menyadari bahwa perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Adha memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar ibadah ritual. Ia memandang momen ini sebagai kesempatan emas untuk membangun dan memperkokoh solidaritas sosial di antara seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan dalam beribadah diharapkan dapat menular menjadi kebersamaan dalam membangun kota.

Ia berharap, semangat Idul Adha yang mengedepankan pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian dapat menjadi energi positif yang berkelanjutan. Energi ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga yang majemuk di Makassar serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kunci kemajuan sebuah kota.

Munafri juga secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Ia menekankan bahwa perbedaan adalah kekayaan, dan dengan semangat persatuan, Makassar dapat terus menjadi kota yang damai, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya tanpa terkecuali.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Makassar. “Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga perayaan Idul Adha ini membawa kedamaian, keberkahan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah kehidupan kita semua,” tutup Munafri dengan penuh harap, mengakhiri perayaan yang sarat makna ini dengan doa dan harapan terbaik bagi kota dan warganya.

Perayaan Idul Adha di Lapangan Karebosi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Dengan suasana yang kondusif dan penuh makna, momen ini diharapkan dapat terus menjadi pendorong bagi kebersamaan dan kemajuan Kota Makassar di masa mendatang. (*)