News

Seleksi Paskibraka Luwu Timur 2026 Dimulai, Kesbangpol Tekankan Transparansi

MALILI, Notif.News – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur resmi memulai tahapan seleksi calon anggota Paskibraka Tahun 2026. Sosialisasi perdana digelar di Aula Kesbangpol, Jumat (20/2/2026), guna menjaring putra-putri terbaik daerah untuk bertugas pada HUT ke-81 RI mendatang.

Kepala Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, menegaskan bahwa proses rekrutmen tahun ini mengedepankan aspek transparansi dan profesionalisme. Seleksi tidak hanya menitikberatkan pada postur fisik, namun juga kedisiplinan, mentalitas, serta semangat nasionalisme yang tinggi.

"Paskibraka adalah simbol kehormatan daerah. Kami mencari siswa yang siap secara fisik dan rohani melalui proses yang objektif," ujar Salam Latief di hadapan perwakilan sekolah dan unsur TNI-Polri.

Adapun kriteria utama peserta adalah pelajar kelas X SMA/MA sederajat dengan usia 16 hingga 18 tahun. Ketentuan tinggi badan ditetapkan minimal 165 cm untuk perempuan dan 170 cm untuk laki-laki, serta wajib dinyatakan sehat dan tidak buta warna.

Sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan sekolah menjadi kunci kelancaran rekrutmen ini. Pihak Puskesmas se-Luwu Timur juga dilibatkan secara aktif untuk memastikan setiap calon peserta memenuhi standar medis yang dipersyaratkan.

Melalui sosialisasi ini, setiap satuan pendidikan diharapkan mampu mengirimkan delegasi terbaiknya. Persiapan matang sejak dini dinilai krusial agar Paskibraka Luwu Timur mampu menjalankan tugas mulia pengibaran bendera pusaka dengan sempurna.

Kesbangpol memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terukur tanpa adanya intervensi pihak luar. Hal ini bertujuan untuk menjaga muruah organisasi Paskibraka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang unggul di Bumi Batara Guru.

Para kepala sekolah pun diminta aktif memantau kesiapan siswanya sebelum mendaftar. Dukungan moral dari lingkungan sekolah sangat dibutuhkan agar mentalitas peserta didik tetap terjaga selama mengikuti rangkaian tes yang kompetitif.

TNI dan Polri akan bertindak sebagai tim penilai teknis dalam proses lapangan. Kolaborasi ini menjamin kualitas teknis baris-berbaris peserta sesuai dengan standar nasional yang berlaku bagi anggota Paskibraka di seluruh Indonesia.

Masa depan kepemimpinan daerah diyakini lahir dari proses kaderisasi seperti ini. Dengan sistem yang bersih, diharapkan lahir generasi muda Luwu Timur yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap nusa dan bangsa.

Pendaftaran akan segera dibuka secara luas bagi siswa yang memenuhi syarat. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari Kesbangpol Luwu Timur agar tidak terlewatkan momentum penting dalam kalender kenegaraan tahun 2026 ini. (*)