News

Wajah Baru Lalu Lintas Makassar: Wali Kota Minta Personel Dishub Tampil Humanis dan "Gagah"

MAKASSAR, Notif.News – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan instruksi khusus kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperkuat pelayanan publik yang lebih tertib dan humanis. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri Family Gathering Dishub Makassar di Pantai Indah Bosowa, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini dinilai strategis bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum konsolidasi internal. Munafri menyebut Dishub berada di garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan dinamika harian masyarakat di jalan raya.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Appi ini menekankan bahwa tugas personel perhubungan tidaklah ringan. Dibutuhkan konsentrasi tinggi, kesabaran ekstra, serta keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan kompleks di lapangan setiap harinya.

"Pekerjaan di Dinas Perhubungan menuntut kekompakan dan keteguhan sikap. Kita ingin jajaran ini memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh pengguna jalan di Makassar," ujar Munafri di depan ratusan personel.

Wali Kota mengingatkan bahwa Dishub adalah cerminan atau "wajah" Pemerintah Kota Makassar di ruang publik. Karena aktivitasnya sangat terlihat oleh masyarakat, ia meminta para personel menjaga penampilan dan profesionalisme saat bertugas.

"Personal Dishub harus tampil gagah, rapi, dan meyakinkan. Ini penting untuk memperlihatkan kewibawaan tata pemerintahan kita yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat jalanan," tegasnya disambut antusias peserta.

Guna mendukung performa tersebut, Appi berkomitmen meningkatkan fasilitas pendukung, mulai dari seragam hingga sarana operasional seperti kendaraan dinas. Ia menegaskan tidak ingin Dishub dianggap sebagai dinas "nomor dua" dalam struktur pemerintahan.

Meski kinerja Dishub saat ini dinilai sudah berjalan baik, Munafri meminta jajarannya tidak cepat berpuas diri. Tantangan kota yang semakin padat menuntut adanya inovasi berkelanjutan, terutama dalam optimalisasi penerangan jalan dan pengelolaan lalu lintas terintegrasi.

Terkait isu perparkiran, Wali Kota mendorong sinergi yang lebih erat antara Dishub dan PD Parkir Makassar Raya. Ia menginstruksikan kedua pihak untuk berhenti saling menyalahkan dan fokus mencari solusi bersama guna mengurai kemacetan.

"Jangan saling lempar tanggung jawab. Duduk bersama, termasuk dengan para pedagang, untuk menata parkir. Memang berat, tapi jika tidak dimulai secara konsisten, persoalan ini tidak akan pernah selesai," tambah Munafri.

Momentum kebersamaan ini juga diharapkan mampu menghilangkan sekat antarbidang di internal instansi. Appi ingin seluruh personel menyatu dalam satu visi besar tanpa terkotak-kotak oleh pembagian divisi kerja yang kaku.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh aparatur menjaga integritas dan menyelesaikan setiap persoalan internal secara dewasa. Fokus utama tetap pada pelayanan prima demi mewujudkan Makassar yang lebih tertib, lancar, dan nyaman bagi semua warga. (*)