News

Wali Kota Makassar Peringatkan ASN Jauhi 'Flexing' dan Fokus Layanan Publik: 14 Poin Arahan Munafri

Makassar (Notif.news) – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), memberikan arahan tegas mengenai pentingnya integritas, profesionalisme, dan kesederhanaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota. Pesan moral ini disampaikan Appi saat memimpin apel pagi di Balai Kota pada Senin (15/9/2025).

Dalam suasana penuh perhatian, Munafri menegaskan bahwa setiap tingkah laku dan pernyataan ASN adalah cerminan langsung citra pemerintah di mata masyarakat.

Oleh karena itu, ia secara khusus mengingatkan jajaran Pemkot untuk menjauhi perilaku yang bersifat pamer atau dikenal dengan istilah flexing, terutama di ruang media sosial.

"Saya meminta seluruh jajaran Pemkot untuk menjauhi perilaku pamer atau flexing, khususnya di media sosial, dan lebih memfokuskan diri pada pelayanan publik yang berkualitas," tegasnya.

Appi menekankan bahwa ASN harus selalu menjaga sikap rendah hati dan bijak, baik saat bertugas di lapangan maupun ketika berinteraksi di dunia maya.

"Mari jaga sikap kita sebagai aparatur pemerintah agar tetap rendah hati, bijak, dan fokus melayani masyarakat. Hindari hal-hal berlebihan seperti memamerkan sesuatu yang tidak seharusnya,” imbuh Munafri.

Ia menilai, perilaku pamer yang berlebihan dapat memicu persepsi negatif publik dan berpotensi merusak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kota. ASN diminta tampil sederhana dan mengedepankan integritas.

Selain etika aparatur, Munafri juga menyinggung pelantikan pejabat eselon II yang baru saja dilaksanakan. Ia berharap para pejabat yang baru menempati posisi baru mampu segera menunjukkan kinerja optimal.

"Pelantikan ini harus memacu kinerja kita agar lebih maksimal. Saya ingin kemampuan inovasi, berpikir kreatif, dan membangun gagasan bisa muncul," harapnya.

Inovasi tersebut harus berorientasi pada target pelayanan, terutama dalam merespons keluhan masyarakat dan melahirkan program yang bersinergi dengan warga di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pejabat Pemkot tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas, tetapi harus menciptakan peluang baru dan pola pikir terbuka yang menghasilkan program kerja nyata.

Lebih jauh, Wali Kota mengingatkan seluruh jajaran agar menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi kritik publik. Sebagai pelayan masyarakat, ASN diharapkan tidak bersikap reaktif.

"Di ruang publik pasti ada masukan dan kritik. Jangan berlebihan dalam merespons. Bukan mencari siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana kita mampu berpikir dan memberikan cara pandang untuk menyelesaikan persoalan," jelasnya.

Munafri juga menekankan bahwa seluruh perangkat pemerintah adalah satu kesatuan tim yang kuat dan tidak boleh bekerja secara sektoral. "Saya dipilih sebagai pemimpin kesatuan besar ini, dan tugas saya adalah membentuk tim yang kuat, lengkap, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Terakhir, ia menyoroti pentingnya Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai fondasi keamanan kota. "Saya berharap kegiatan Siskamling dimaksimalkan di wilayah masing-masing,” katanya.

"Ini bukan hanya untuk mengantisipasi pencurian, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi yang memperkuat kekompakan masyarakat,” tambah politisi tersebut. (*)