News

Wali Kota Makassar Terpilih, Munafri Arifuddin, Kunjungi Kawasan Reklamasi Teluk Tokyo

Makassar (Notif.news) – Wali Kota Makassar terpilih 2024, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan tour atau perjalanan ke beberapa tempat di Kota Tokyo, Jepang. Pada kesempatan kali ini, Munafri yang juga mantan CEO PSM Makassar, mengunjungi kawasan reklamasi Teluk Tokyo untuk melihat langsung perkembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang dibangun di atas tanah hasil reklamasi.

Dalam kunjungannya, Munafri yang akrab disapa Appi menikmati pemandangan dan konsep pengembangan kawasan TOD di wilayah tersebut. “Kita berada di Tokyo di wilayah reklamasi yang luar biasa yang dilakukan pemerintah buat publik space yang sangat baik,” kata Appi, dalam rekaman video yang dilihat oleh awak media di Makassar pada Kamis (2/1/2024).

Ia terlihat sangat terkesan dengan pemanfaatan lahan reklamasi yang disulap menjadi kawasan publik dengan desain yang sangat baik.

Kawasan reklamasi yang disebut TOD ini merupakan kawasan tepi laut futuristik yang dibangun dari reklamasi Teluk Tokyo. Proyek ini, yang dikenal dengan nama Minato Mirai, dimulai pada tahun 1965 dengan pengumuman enam proyek besar di Kota Yokohama, yang berlokasi tak jauh dari Teluk Tokyo. Teluk Tokyo, yang sebelumnya dikenal sebagai Teluk Edo, terletak di sebelah selatan wilayah Kanto, Jepang, dan dikelilingi oleh Semenanjung Boso di timur dan Semenanjung Miura di barat.

Pengembangan kawasan dengan orientasi transit seperti TOD sudah menjadi hal yang biasa bagi Jepang. Negara yang dikenal dengan julukan Negeri Sakura ini telah membangun berbagai kawasan TOD, bahkan di atas lahan reklamasi. Hal ini menunjukkan komitmen Jepang untuk mengembangkan wilayah perkotaan dengan sistem transportasi yang terintegrasi dan memadai.

Appi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, mengungkapkan kekagumannya terhadap cara kawasan ini diintegrasikan dengan baik untuk kepentingan publik. “Dan ini begitu rapih, begitu indah, dibuat dengan perencanaan yang sangat baik. Wilayah reklamasi ini terhubung dengan rin rubrik (ruang terbuka hijau),” ujarnya.

Appi juga mencatat bahwa kawasan ini memanfaatkan ruang dengan maksimal, termasuk menyediakan area bermain yang digunakan dengan baik oleh masyarakat setempat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Appi adalah kesuksesan desain dan perencanaan kawasan TOD ini yang mampu menggabungkan area publik, ruang terbuka hijau, dan gedung-gedung bertingkat dalam satu kesatuan yang harmonis. "Kalau kita melihat di sekelilingnya, ada gedung bertingkat dan pemandangan yang luar biasa di wilayah reklamasi ini," tuturnya. Ia menganggap bahwa kawasan ini bisa menjadi contoh bagi pengembangan wilayah di Kota Makassar di masa depan.

Lebih lanjut, Appi menjelaskan bahwa kesuksesan kawasan reklamasi Teluk Tokyo dalam mengembangkan ruang publik yang fungsional menjadi inspirasi bagi Kota Makassar. “Perencanaan seperti ini bisa kita tiru, tentunya dengan menyesuaikan dengan karakteristik Kota Makassar. Apalagi Makassar sedang berkembang pesat, kita perlu ruang-ruang terbuka yang terintegrasi dengan baik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Appi.

Appi juga menekankan pentingnya untuk merencanakan pembangunan dengan pendekatan yang berkelanjutan, mengingat Kota Makassar sebagai kota besar yang terus berkembang. Ia berharap kunjungannya ke Tokyo dapat menjadi bahan pembelajaran dan mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk mengembangkan infrastruktur dan ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan bahwa Appi memiliki perhatian yang besar terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan melihat langsung contoh-contoh keberhasilan pembangunan di luar negeri, khususnya di Jepang, Appi berharap dapat menerapkan prinsip-prinsip serupa di Makassar untuk menciptakan kota yang lebih modern dan berdaya saing di masa depan. (*)