MAKASSAR, Notif.News – Pemerintah Kota Makassar bersama PT Taspen (Persero) menyerahkan dana klaim Jaminan Kematian (JKM) dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada ahli waris almarhum Drs. Andi Muhammad Yasir, mantan Asisten I Pemkot Makassar. Penyerahan ini merupakan bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi almarhum selama mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (11/3/2026). Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyaksikan langsung pemberian santunan kepada Astuti Kadir selaku ahli waris, didampingi jajaran pimpinan PT Taspen Kantor Cabang Makassar dan kepala BKPSDMD.
Total nilai santunan yang disalurkan mencapai Rp119.650.300. Nilai tersebut mencakup manfaat program Jaminan Kematian, uang duka wafat sebesar tiga kali gaji terakhir, biaya pemakaman, serta bantuan pendidikan bagi putra-putri yang ditinggalkan almarhum.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDMD Makassar, Muh. Ilham Rasul, menegaskan bahwa pemberian santunan ini adalah mandat perlindungan sosial dari negara. Hak ini diberikan untuk menjamin kesejahteraan keluarga ASN yang telah berpulang saat masih dalam masa pengabdian.
PT Taspen (Persero) selaku pengelola dana jaminan sosial bagi ASN berkomitmen menjalankan tugasnya secara transparan. Kehadiran dana ini diharapkan mampu meringankan beban finansial keluarga serta menjadi bukti kehadiran negara bagi para abdi masyarakat hingga akhir masa hayatnya.
"Program ini memberikan kepastian dan perlindungan bagi para pegawai negeri. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengabdian mereka mendapatkan apresiasi yang layak dan tepat waktu bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Ilham Rasul.
Pemerintah Kota Makassar kini terus mendorong sistem administrasi yang lebih proaktif dan modern. Melalui sinergi bersama PT Taspen, proses pengurusan dana pensiun maupun klaim kematian kini diproses lebih cepat tanpa birokrasi yang berbelit.
Komitmen pelayanan tersebut mengedepankan prinsip akuntabilitas agar hak-hak ahli waris dapat disalurkan secara tepat sasaran. Kecepatan verifikasi data menjadi prioritas utama agar keluarga tidak perlu menunggu lama untuk menerima manfaat yang menjadi hak mereka.
Di sisi lain, Pemkot Makassar melalui BKPSDMD juga memberikan perhatian moral yang mendalam. Selain santunan materi, pemerintah kota turut memfasilitasi seluruh prosesi penghormatan terakhir bagi ASN yang meninggal dunia.
Bentuk perhatian tersebut meliputi bantuan mulai dari proses pemakaman hingga pelaksanaan malam ta’ziah. Hal ini merupakan tradisi kepedulian pemerintah daerah untuk menghormati jasa para pegawai yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan kota.
“Fasilitasi pemakaman hingga malam ta’ziah adalah bentuk penghormatan terakhir kami. Ini adalah tanda terima kasih atas segala energi yang telah dicurahkan almarhum untuk masyarakat Makassar,” tambah Ilham.
Melalui sinergi yang kian solid antara PT Taspen dan pemerintah daerah, diharapkan standar pelayanan bagi keluarga ASN dapat terus ditingkatkan. Kepastian layanan ini menjadi salah satu faktor penentu ketenangan kerja bagi para pegawai yang masih aktif.
Sistem yang lebih terintegrasi memudahkan ahli waris dalam mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan. Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan seluruh proses administrasi kepegawaian pasca-wafat dapat diselesaikan secara digital dan otomatis.
Penyerahan santunan ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan asuransi sosial bagi setiap pekerja publik. Dengan jaminan yang jelas, keluarga ASN diharapkan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik meski kepala keluarga telah tiada.
Momentum ini menutup rangkaian penghormatan kepada Drs. Andi Muhammad Yasir sebagai tokoh yang telah lama berkecimpung dalam birokrasi Makassar. Semangat pengabdiannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi ASN lainnya di lingkup Pemerintah Kota Makassar. (*)
